Menguak Alasan Kenapa Perempuan Kalau Nyetir Motor Tangannya Dibalik. Sebuah Misteri!

perempuan-nyetir-motor perempuan-nyetir-motor

Dunia hawa memang menjadi sebuah dimensi dengan kelucuan tersendiri yang mungkin nggak dipahami oleh semua orang. Jangankan oleh para maskulin, para hawa sendiri pun terkadang bingung dengan kelakuan mereka. Salah satu kebiasaan absurd yang sampai sekarang bikin kita berInterogasi-Interogasi adalah ketika kaum hawa menyetir sepeda motor di jalanan, terlebih saat siang hari.

Kamu pasti nggak asing melihat fenomena unik tangan perempuan yang posisinya terbalik saat menyetir sepeda motor. Berkebalikan dengan kebiasaan Wajar pada umumnya, fenomena yang satu ini sudah menjadi “hal wajar” dari zaman dulu santak sekarang. Seolah-olah menjadi kebiasaan sekaligus budaya tersendiri di kalangan kaum perempuan, hal itu tentu melahirkan kita berInterogasi-Interogasi, “Setepatnya kayak gitu tu supaya ngapain sih?”. Ternyata, begini rata-rata bukti mereka.

1. Alasan utama dan yang paling umum adalah sudah tentu agar tangannya nggak belang

Berkendara dengan sepeda motor saat siang hari memang selalu penuh dengan cobaan, terlebih jika cuaca sedang panas-panasnya. Macet seberjarak jalan yang mengundang emosi serta terik matahari yang rasa-rasanya tepat berada di atas ubun-ubun kepala kita melakukan siapapun yang berada dalam posisi itu pasti memiliki cara-cara tersenbatang tubuh untuk mengatasinya. Uniknya, para cewek ini memilih cara absurd dengan membalikkan tangan mereka saat menyetir sepeda motor alih-alih menggunakan baju lengan berjarak atau jaket.

Mungkin, asasnya kalau pakai baju lengan panjang atau jaket jadi semakin gerah di jalanan. Itulah kenapa mereka memilih untuk membalikkan tangan untuk menghindari belang akibat sengatan sinar matahari sekaligus tetap terbebas dari gerah. Sesungguhnya masuk akal juga, tangan belang memang bikin kita jadi nggak pede. Tapi kenapa kalau dilihat tetap absurd, ya? :’)

2. Alasan selanjutnya adalah biar nggak ngebut, katanya sih terkadang mereka nggak sadar kalau menambah keAktifan saat berada di jalan raya

Bagi sebagian orang mungkin poin yang kedua ini dirasa nggak masuk akal dan cocok-cocok kocak. Tapi, bagi kira-kira orang lainnya bukti yang satu ini malah menjadi cara unik tersenpribadi. Saat berada di jalan raya dengan posisi tangan Lazim ketika menyetir sepeda motor, seringkali kita nggak sadar sudah menambah keGesitan. Awalnya jalan lamban, ternyata tahu-tahu udah ngebut aja karena nggak sadar. Itulah kenapa sebagian dari kita, terlebih kaum awewe memilih untuk menempuh cara yang satu ini. Dengan posisi tangan terbalik, kita nggak akan bisa menarik gas dengan mentok alias nggak bisa ngebut. Tapi, dengan posisi tangan begitu pula, secocoknya untuk menarik rem juga singkapn urusan yang mudah lo. Maklum, singkapn manusia namanya kalau nggak hobi merepotkan pribadi senpribadi~

3. Agar terlihat lebih feminin dan anggun aja. Ini konsep dari mana, ya?

Jika dasar pertama dan kedua bisa dibilang dasar yang masuk akal, kali ini konsep agar terlihat lebih feminin dan anggun terdengar luImajinasin absurd. Bagi orang-orang yang terbiasa dengan kebiasaan satu ini, mungkin memposisikan tangan terbalik saat menyetir sepeda motor dianggap bisa menambah keanggunan saat berkendara. Tapi, setepatnya kebiasaan absurd yang satu ini bisa dibilang membahayakan awak senawak dan orang lain. Bagaimana tidak, dengan posisi tangan seperti itu kita akan kehilangan refleks dengan spontan jika seera-era terjadi hal yang nggak diinginkan di jalanan.

Percayalah, masih ada deras cara lainnya agar terlihat tetap anggun saat berkendara dengan sepeda motor di siang hari. Kamu bisa memborong cover tangan terpilih sepeda motor bermotif bunga-bunga dan gambar lucu lainnya, mengenakan sarung tangan (asal bukan sarung tangan style pembalap), atau mungkin bisa juga dengan cara memakai jaket berbahan tipis yang sekiranya nggak bikin kamu mandi Hampaat saat tiba di ajang tujuan. Berkendara lebih tenang, dan pastinya nggak membahayakan diri sendiri. Iya, kan?