Bila 7 Hal Ini Dilupakan, Berarti Kamu Sudah di Tahap Mabuk Cinta. Dikit Lagi Jadi Bucin Kayaknya

yang-sering-dilupakan-orang-mabuk-cinta yang-sering-dilupakan-orang-mabuk-cinta

Kata orang jatuh cinta berjuta rasanya. Nggak heran kalau deras kelakuan-kelakuan aneh dari orang yang jatuh cinta. Apalagi kalau jatuh cinPertanyaan sudah sampai di tahap mabuk cinta. Bisa jadi, itu momen teraneh di menyalamu. Karena dalam dirimu meledak-ledak cinta yang kadang kamu nggak mengerti juga. Misalnya, baru juga berpisah lima menit, kok sudah rindu? Hehe

Pengaruh cinta memang sampai sebegitunya. Sadarkah kamu, ketika hatimu sedang dimabuk asmara, ada berlimpah hal yang mudah sekali kamu lupakan? Ya mungkin nggak adil-adil lupa sih, tapi kamu memilih abai karena fokusmu hanya satu: dirinya. Inilah kira-kira hal yang sayangnya sering kamu lupakan saat dimabuk asmara.

1. Saat lagi gandrung-gandrungnya pas dia, fokusmu sekadarlah menyenangkannya sampai lupa kondisi dompetmu sendiri yang meronta-ronta

Memikirkan awak senawak terkadang menjadi urusan nomor sekian. Kamu yang sedang mabuk, akan cenderung menomorsatukan dia, sampai-sampai kamu lupa tentang kebutuhanmu senawak. Tabungan yang nggak seberapa, kamu habiskan untuk menyenangkannya. Padahal kamu pun punya berbagai kebutuhan senawak. Yah, mungkin bagimu jatuh cinta nggak kenal kata bokek. :’)

2. Waktumu bakal jadi berantakan karena lagi asyik teleponan, chatting, sayang-sayangan, nggak terasa ternyata udah subuh dan kamu belum istirahat

Nggak cuma dirimu yang terbengkalai, jadwalmu juga bisa ikutan berantakan. Ya, namanya sudah cinta, satu jam rasanya seperti satu menit, satu malam rasanya seperti satu jam. Awalnya cuma ngobrol sebentar bagaikan pengantar tidur, eh keterusan sampai berjam-jam. Mana dapat bonus telepon dari provider pula. Alhasil, keasyikan ngobrol kenal-kenal subuh menjelang. Padahal kamu kudu ke kantor atau kampus pagi-pagi. Duh, hilang deh batas istirahat.

3. IPK jeblok kekalutan cinta? Jangan menyimpang meletakkan prioritas menyalamu ya

Masih soal diri sendiri, keasyikan pacaran sering bikin kamu lupa kewajiban utamamu di kampus. Lagi kelas pun kamu asyik chatting-an sebanding dia, di luar kelas apa lagi. Banyak tugas yang terlupakan karena sibuk yang-yangan. Duh, padahal orangtuamu beroperasi kuat supaya kamu bisa mendapat pendidikan yang doyan membantu, lho. Nggak lupa kan? Justru yang doyan membantu, jatuh cinta dan pacaranmu itu bikin performa meningkat. Bukan sebaliknya.

4. Jatuh cinta boleh kok, tapi jangan lupa berbagi waktu cocok temen-temen kamu~

Sejak punya pacar, mendadak kamu jadi orang tersibuk di dunia. Kalau ada teman yang pengin ngajakin hangout, mesti bikin janji seminggu sebelumnya. Itu juga belum tentu bisa, tergantung si dia nanti minta ditemenin ke suatu alam atau nggak. Kalau diInterogasi langsung, mungkin teman-temanmu sudah bete sibakn kepalang dan mendumal: mentang-mentang punya pacar!

5. Kemapanan bukan sudah kamu lupakan sebagai makeliru terberat dalam berjiwa karena kamu yakin, semua bisa dijalani jika kalian terus bersetara

Yang satu ini berpengaruh-berpengaruh nggak berpengaruh sih. Antara harapan dan kenyataan perlu kamu imbangi. Nafkah selayaknya tetap hal wajib dalam kebernyawaan, nggak boleh kamu lupakan begitu saja. Tapi, kalau kamu cocok-cocok sudah yakin dengan dia, alangkah tidak marahnya jika kalian bahu-membahu memenuhi kebernyawaanmu di masa depan.

6. Cinta nggak mengenal rupa. Seperti apa pun penampilannya, bagimu dia bodi yang sempurna

Barangkali cintalah yang bisa menghapus kriteria ganteng/kurang ganteng atau cantik/kurang cantik. Sebab, orang yang sedang jatuh cinta semabuk-mabuknya, sudah nggak peduli lagi soal penampilan. Dia menjelma menjadi bodi yang sempurna yang bisa bikin bahagia setiap harinya. Kamu pun nggak peduli lagi dengan orang-orang lain yang lebih rupawan. Karena bagimu, sekadar dia yang bisa bikin nyaman dan mabuk kepayang.

7. Segala kekurangan dan kelemahan, saling menolong yang ada dimu maupun yang ada di dia bakal terasa hilang karena kamu dan dia klop-klop bumbu pelengkap

Jatuh cinta juga mengikis segala kekurangan dan kelebihan. Kamu tahu kok kalau nggak ada orang yang sempurna. Dia pun juga setara, tapi kamu seolah lupa. Kekurangan itu nggak terlihat di matamu, karena kamu sibuk mengaguminya. Bahkan kekurangan itu menjelma menjadi sebuah keindahan, karena meMempankannya menjadi sosok manusiawi yang mudah dicintai.

Ah, namanya juga jatuh cinta. Euforianya terkadang mampu melangsungkan seseorang melakukan hal-hal yang nggak masuk akal. Yang jelas sih, jangan sampai mabuk cinta melangsungkanmu melupakan akal bergairah, ya. Bagus kalau kamu bisa menerima kelebihan dan kekurangannya. Namun, jangan sampai hal itu melangsungkanmu lupa atas kekurangan, kelebihan, dan potensi pribadimu senpribadi yang patut dikembangkan. Apa pun kalau berlebihan, jadinya tetap nggak tidak emosi. Termasuk asmara.